Salah satu kegiatan seni masa lalu yang masih ada adalah shalawatan yang di Bojanegara lebih dikenal dengan sebutan H-E.  Seni musik ini mengumandangkan lagu – lagu shalawat dengan iringan alat “terbang”, kendang dan saron, dengan jumlah pemain 10 orang.

Alunan shalawat yang pada awalnya dimainkan kesepuhan ternyata bisa membangkitkan ketertarikan kaum muda untuk ikut bergabung bersama mereka, sehingga saat ini sudah team H-E sudah merupakan kolaborasi kasepuhan dan kaum muda, namun tidak menghilangkan keaslianya.

Cukup dengan lesehan sambil menikmati gorengan ubi dan pisang kita bisa bersantai mendengarkan lengkingan nada dari para kesepuhan yang terkadang diselingi dengan batuk – batuk kecil

Bagikan Berita