Bu Tining, itu panggilan yang akrab untuk beliau. Seorang pensiunan PNS yang banyak menghabiskan waktunya dengan berkarya membuat kerajinan dari sampah an organik yang telah terpilih. Dari berbagai bungkus makanan anak seperti pop ice dll. Dengan ketelatenan dan ketekunan barang yang tak bernilai dan dianggap sampah oleh sebagian orang, ditangan Bu Tining dibuat menjadi barang yang bernilai seni dan ekonomi.

Ada tas, tempat tissue, taplak meja, karpet dan rompi dari sampah telah dihasilkan oleh beliau. Bahlan hampir seluruh perabot rumahnya telah dihiasi denga kerajinan dari sampah. Setelah dipotong-potong, dicuci dan dijemur kemudian dianyam menadi kerajinan tertentu. Beliau menekuni kerajianan sampah dengan spesialis anyaman tanoa jahitan, dan ternyata kerajinan jenis ini benar-benar memerlukan ketelatenan dan ketekunan, sehingga jarang yang bisa belajar sampai tuntas. Padahal beliau dengan senang hati akan mengajari siapa saja yang mau belajar.

Itulah yang bisa kami berikan kepada desa, sebagai bentuk tanggung jawab selaku warga dengan adanya program pengelolaan sampah rumah tangga di Bojanegara, demikian jawaban beliau saat ditanya kenapa menekuni kerajinan dari sampah. Simpel da sederhana sebagai warga yang bijak dan bertanggungjawab. Semoga banyak Bu Tining lain yang mau belajar dan menekuni hal tersebut.

Bagikan Berita