Ibu Tati, Ibu Camat Kecamatan Sigaluh, ternyata punya sisi nostalgia sebagai petani. Beliau bercerita bahwa dari kecil sampai sekarang menyukai sesuatu yang berkaitan dengan tanam menanam, semua itu adalah berkat orang tua beliau yang dulu mengajari bagaimana cara menanam, memupuk dan merawat tanaman.

Saat kami panen padi organik beliau tanpa canggung turun kesawah dengan senjata lengkap, sabit, tudung dan sepatu boot, ikut memotong padi dan “njajal nggepyok”. Meski cuaca panas namun beliau semangat dan menyaksikan petani mengubin hasil panennya.

Dalam pesannya beliau menyampaikan untuk terus menggalakan pertanian organik, sebagai satu upaya menuju masyarakat sehat dan mandiri, sehingga kedepan tidak tergantung pada ada dan tidaknya pupuk, apalagi jika subsidi pupuk dicabut, sudah pasti akan menaikan biaya produksi.

Bagikan Berita